Wuling Deta - Tanpa sistem pengereman yang optimal, mobil bisa kehilangan kendali dan berisiko menyebabkan kecelakaan fatal.
Kampas rem menjadi komponen krusial dalam sistem pengereman yang berfungsi mencengkeram cakram atau tromol untuk memperlambat laju kendaraan.
Sebagai pemilik mobil Wuling, penting untuk memahami kapan waktu yang tepat mengganti kampas rem demi menjaga performa dan keamanan. Simak ciri-ciri kampas rem mobil Wuling yang perlu diganti berikut ini!
Baca juga: Fakta Perawatan Wuling Air ev: Oli Gardan Tetap Perlu Diganti Secara Berkala
Suara Decitan Saat Menginjak Rem
Saat kampas rem Wuling mulai menipis, lapisan logam pada kampas akan bergesekan langsung dengan cakram, menghasilkan suara decitan atau bunyi kasar. Jika suara ini muncul terus-menerus, segera periksa kondisi kampas rem.
Getaran pada Pedal atau Stir
Getaran yang terasa di pedal rem atau setir saat pengereman menandakan permukaan kampas rem sudah tidak rata atau cakram aus. Pada mobil Wuling, gejala ini sering terjadi akibat kampas rem palsu atau pemakaian ekstrem.
Rem Tidak Responsif (Tidak Pakem)
Jika mobil Wuling membutuhkan jarak pengereman lebih panjang atau rem terasa "lunak", bisa jadi kampas rem sudah aus atau ada masalah pada sistem hidrolik.
Pedal Rem Terlalu Dalam
Pedal rem yang harus diinjak lebih dalam dari biasanya mengindikasikan kampas rem tipis atau kebocoran cairan rem. Segera periksa ke bengkel resmi Wuling untuk diagnosis akurat.
Peringatan Lampu Indikator Rem
Beberapa model Wuling dilengkapi sensor kampas rem yang akan menyalakan lampu peringatan di dashboard saat ketebalan kampas rem mencapai batas minimum.
Penurunan Volume Cairan Rem
Kampas rem yang aus menyebabkan piston kaliper bekerja lebih jauh, sehingga volume cairan rem di reservoir berkurang. Periksa secara berkala dan hindari mengisi ulang tanpa mengganti kampas rem.
Masa pakai kampas rem Wuling bergantung pada gaya berkendara dan kondisi jalan. Berikut panduan umumnya:
Namun, pemilik Wuling disarankan melakukan pengecekan rutin setiap 10.000 km atau sesuai rekomendasi buku panduan servis.
Hindari Pengereman Mendadak
Kebiasaan mengerem keras mempercepat keausan kampas rem.
Gunakan Kampas Rem Original Wuling
Kampas rem palsu berisiko merusak cakram dan mengurangi performa pengereman.
Periksa Cairan Rem Berkala
Pastikan cairan rem Wuling diganti setiap 2 tahun atau 40.000 km untuk mencegah karat pada sistem hidrolik.
Servis di Bengkel Resmi Wuling
Teknisi bersertifikat akan memastikan kampas rem terpasang tepat dan sistem pengereman terkalibrasi dengan baik.
Baca juga: Keunggulan Mobil Wuling Dibandingkan dengan MPV Lainnya
Gesekan kampas rem yang telah aus bisa mempertemukan logam dengan logam dapat merusak cakram rem dan meningkatkan biaya perbaikan.
Kampas rem yang habis total berisiko membuat rem tidak berfungsi saat dibutuhkan. Mengganti cakram yang rusak akibat kampas rem aus jauh lebih mahal daripada mengganti kampas rem tepat waktu.
Kampas rem adalah komponen vital yang menentukan keselamatan berkendara mobil Wuling. Dengan mengenali ciri-ciri keausan dan melakukan perawatan preventif, Anda bisa menghindari risiko kecelakaan dan memperpanjang umur komponen sistem pengereman. Selalu prioritaskan penggunaan suku cadang original Wuling dan jadwalkan servis rutin di bengkel terpercaya.
Tags: Otomotive, Tips
Persiapan wajib untuk pemudik EV, dari manajemen daya hingga pemanfaatan SPKLU. Agar perjalanan pulang kampung lancar dan bebas stres, simak tips dari Wuling Motors berikut ini!
Dukung arus mudik lancar, Wuling sediakan layanan darurat dan pengisian daya gratis di 6 titik strategis mulai dari bengkel siaga 24 jam, SPKLU gratis, hingga posko mudik strategis.
Wuling Deta Group
Jl. Raya Lenteng Agung No.8, Ps. Minggu, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12530